Bikin KI

Panduan Membuat Kelas Inspirasi


Saya tertarik, bagaimana caranya membuat Kelas Inspirasi di daerah saya?

- Bagi yang ingin berkontribusi menyelenggarakan Kelas Inspirasi di daerahnya,
silakan isi form di tautan berikut: MEMBUAT KI
- Panduan lengkap penyelenggaraan Kelas Inspirasi: DOWNLOAD


1. Ajak Teman

Hal yang perlu diperhatikan ketika mengajak teman:
  1. Siapa saja yang diajak?
  2. Cara untuk mengajak teman
  3. Kumpul perdana

2. Pelajari dan Diskusikan Panduan KI

  1. Pelajari bahan di website, alur penyelenggaraan, dimana saja lokasi KI yang sudah berjalan, pengalaman dan contoh-contoh pelaksanaan KI.
  2. Pelajari dan diskusikan panduan yang sedang kamu baca.
  3. Bergabung dengan facebook group KI dimana kamu bisa belajar, bertanya, dan berkenalan dengan pegiat KI di seluruh Indonesia.

3. Bentuk Relawan Panitia

BENTUK RELAWAN PANITIA
  1. Siapkan relawan panitia untuk beberapa fungsi dasar yang dibutuhkan yaitu acara, hubungan eksternal (sosialisasi, hubungan dengan pihak sekolah), rekrutmen relawan pengajar, dan dokumentasi.
  2. Dalam kepanitiaan setidaknya ada relawan panitia yang telah memiliki pengalaman bekerja lebih dari satu tahun. Komposisi ini akan memudahkan dalam hubungan dengan relawan pengajar.
PEMBAGIAN TUGAS
Hubungan eksternal:
  1. Bertanggung jawab terhadap komunikasi eksternal; seperti publikasi, promosi, dll.
  2. Menjaring dan mengundang profesional yang berpotensi positif sebagai relawan pengajar.
  3. Melakukan sosialisasi di berbagai media dan platform serta lokasi tertentu yang dapat menjaring relawan pengajar.
Rekrutmen:
  1. Menyeleksi calon relawan pengajar dan fasilitator sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
  2. Menentukan jumlah pengajar setiap sekolah sesuai dengan jumlah rombongan belajar.
  3. Menyusun daftar relawan pengajar setiap sekolah dengan memperhatikan variasi profesi relawan pengajar.
  4. Berkoordinasi dalam penyusunan / penempatan dan fasilitasi rekrutmen pengajar.
  5. Berkoordinasi dalam perekrutan relawan pengajar..
Acara:
  1. Mencari dan berkoordinasi dengan sekolah yang menjadi target Kelas Inspirasi.
  2. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan rangkaian acara kelas inspirasi (briefing, hari H, refleksi).
  3. Berkoordinasi khususnya mengenai jumlah kelas, komposisi relawan pengajar, dan proses fasilitasi/pendampingan.
Dokumentasi:
  1. Bertanggung jawab terhadap dokumentasi selama rangkaian kelas inspirasi.
  2. Merekrut relawan dokumentasi dan memberikan pengarahan / briefing relawan dokumentator.
  3. Mengelola data-data pengelolaan Kelas Inspirasi (data relawan, data sekolah, akses ke data, kerahasiaan data).

4. Susun Rencana KI

Setelah kepanitiaan terbentuk, maka mulai rencanakan aktivitas KI. Aspek dasar yang direncanakan yaitu:
  1. Sosialisasi: mencari relawan yang sesuai dengan kriteria.
  2. Rekrutmen: menyeleksi relawan pengajar.
  3. Hubungi pihak sekolah: mendatangi dan koordinasi dengan pihak sekolah yang bersedia.
  4. Briefing: mempersiapkan relawan untuk berinteraksi dengan sekolah, mengajar, dan menguasai pengelolaan kelas.
  5. Persiapan Hari H: pembentukan kelompok dan metode pendampingan kelompok.
  6. Refleksi: mengumpulkan cerita & pengalaman dari relawan dan menggali pelajaran berharga yang didapat selama proses KI.
  7. Dokumentasi: melakukan pembentukan dan penugasan tim dokumentasi foto dan video. pengelolaan data relawan dan sekolah (database, akses ke data, kerahasiaan data).
Jadwal:
- Rencanakan jadwal aktivitas dengan memperhatikan jarak antara briefing, hari H, dan refleksi agar sesuai dengan kebutuhan kegiatan KI.
- Sesuaikan jadwal aktivitas dengan perkiraan waktu persiapan panitia

5. Laksanakan Rencana

Kamu dapat belajar dari pengalaman pegiat KI lainnya melalui:
Timeline Twitter @KelasInspirasi @Ind_Mengajar #kelasinspirasi #inspirator
Facebook page: Kelas Inspirasi
Galeri Foto: Flickr KI
Galeri Video: Youtube KI
Instagram: KelasInspirasi
Website: KelasInspirasi.org



Praktik Penyelenggaraan Kelas Inspirasi

Praktik penyelenggaraan KI merupakan kumpulan pengalaman yang telah dilakkukan panitia lokal dalam menyelenggarakan KI. Materi ini dipaparkan sebagai acuan pelaksanaan bagi panlok. Praktik ini bersifat dinamis dan dapat ditambahkan sewaktu-waktu jika ada perkembangan dalam penyelenggaraan KI.

1. Sosialisasi

  1. Fungsi utama sosialisasi adalah membuat khalayak/masyarakat mengetahui dan memahami mengenai gerakan kelas inspirasi. Kegiatan sosialisasi ini bermanfaat menjaring relawan baik sebagai panitia, pengajar, maupun pihak sekolah.
  2. Metode sosialisasi yang digunakan perlu memperhatikan target relawan yang diharapkan terlibat serta perilaku target tersebut ketika memperoleh informasi.
  3. Bentuk sosialisasi disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing lokasi penyelenggaraan KI.
  4. Perangkat sosialisasi yang dapat digunakan, yaitu:
    - Media sosial, seperti facebook, twitter, instagram, dll
    - Situs web
    - Blog
    - Media massa seperti koran lokal, majalah, radio, televisi, papan pengumuman warga, dll
    - Pertemuan komunitas lokal
    - Kegiatan-kegiatan di ruang publik, seperti hari bebas kendaraan (CFD), pusat perbelanjaan, kampus, sekolah, booth di kegiatan-kegiatan setempat, dll
    - Pendekatan personal

2. Rekrutmen

Fungsi utama rekrutmen adalah melakukan seleksi relawan yang akan menjadi pengajar di sekolah. Kriteria dasar relawan pengajar adalah bersedia untuk mengajar di ruang kelas pada hari inspirasi, memiliki pengalaman kerja yang cukup untuk menjelaskan mengenai profesi yang sedang dijalani. Kemampuan untuk menjelaskan profesi secara sederhana membutuhkan pengalaman yang memadai di bidang tersebut.

Proses rekrutmen mencakup pendaftaran, penilaian, pengelompokan relawan, penempatan kelompok relawan ke sekolah tujuan, dan pengumuman. Pilihan cara mendaftar dapat dilakukan dengan berbagai cara, contohnya yaitu melalui situs web, formulir online (googleform, dll), pendaftaran langsung secara tertulis.

Aspek yang perlu untuk diperhatikan ketika melakukan seleksi relawan pengajar: Karakteristik relawan yang dibutuhkan untuk memberikan inspirasi bagi anak-anak. Sebagai referensi, relawan pengajar memiliki pengalaman yang cukup di bidangnya, keaktifan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, motivasi yang tulus dalam mengikuti kelas inspirasi, rencana calon relawan apabila menjadi relawan pengajar di kelas. Hal-hal tersebut membantu kita untuk menjaga interaksi positif antara relawan dengan para pelaku pendidikan di sekolah.

Cara mengetahui atau mengidentifikasi karakteristik tersebut pada relawan. Beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu melalui berbagai pertanyaan dalam formulir pendaftaran, atau wawancara langsung yang dibuat dan dilaksanakan secara mandiri oleh panitia lokal.

3. Hubungan dengan Pihak Sekolah

  1. Fungsi utama kegiatan ini adalah untuk menjalin hubungan antara relawan dengan pihak sekolah sehingga Kelas Inspirasi dapat dilaksanakan di sekolah yang bersedia.
  2. Jalinan hubungan antara relawan dengan sekolah mencakup: menggalang kesediaan sekolah untuk melaksanakan kelas inspirasi, dan kemauan warga sekolah untuk berinteraksi langsung dengan relawan KI.
  3. Pelaksanaan kelas inspirasi di sekolah merupakan kegiatan mandiri sehingga izin dari Dinas Pendidikan setempat dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
  4. Langkah yang dapat dilakukan untuk menjalin hubungan dengan sekolah, antara lain: seleksi sekolah yang sesuai dengan kebutuhan dampak KI, berdiskusi dengan kepala sekolah mengenai pelaksanaan KI, menarik komitmen sekolah melalui surat pernyataan atau bentuk lainnya, membuka ruang diskusi antara pihak sekolah dengan relawan yang akan mengajar di sekolah tersebut.

4. Pengarahan (briefing)

  1. Fungsi utama pengarahan adalah untuk mempersiapkan relawan agar mereka memahami nilai-nilai yang ada di kelas inspirasi, mampu mengajar, dan menguasai teknik pengelolaan kelas.
  2. Beberapa hal yang penting disampaikan pada sesi pengarahan: sikap dasar KI, teknik pengelolaan kelas, membangun interaksi antar relawan baik di dalam kelompok maupun antar kelompok, aktivitas perencanaan KI di masing-masing kelompok. Rincian kegiatan pengarahan dapat dilihat pada modul pengajaran.

5. Persiapan Hari Inspirasi

  1. Fungsi persiapan hari inspirasi adalah untuk menyiapkan teknis pengajaran di sekolah di masing-masing kelompok secara mandiri, dengan pendampingan dari panitia apabila diperlukan.
  2. Persiapan hari inspirasi mencakup survey ke sekolah untuk mengetahui kebutuhan untuk pelaksanaan KI, menjalin hubungan dengan pihak sekolah, dan mempersiapkan pengajaran di kelas (bahan, jadwal, penugasan, dll).

6. Pelaksanaan Hari Inspirasi

  1. Fungsi utama pelaksanaan hari inspirasi adalah untuk memantau pelaksanaan kegiatan kelas inspirasi agar sesuai dengan sikap dasar KI.

7. Refleksi (debriefing)

  1. Fungsi utama refleksi adalah untuk berbagi cerita dan pengalaman dari interaksi antara relawan dan warga sekolah agar dapat diambil pelajaran dan inspirasi bagi setiap relawan yang terlibat.
  2. Kegiatan ini penting bagi panitia untuk mengukur ketercapaian tujuan kelas inspirasi bagi para relawan yang terlibat.
  3. Hal ini dapat dilakukan secara sederhana dalam bentuk diskusi informal, atau disesuaikan dengan kondisi setempat.